Jumat, 30 September 2016

Family Gathering Jazz Fit Club (JFC) Chapter Surabaya

Surabaya, jazzfitclubsurabaya.blogspot.com -- Pada bulan Agustus yang lalu, JFC Surabaya sudah mengikuti satu event nasional, yaitu JAMBORE Nasional (JAMNAS) ke-3 yang diadakan di Serang oleh JFC Chapter Serang. Nah, pada bulan September, JFC Surabaya mengadakan event lokal (untuk area Surabaya dan sekitarnya) yang bertajuk Family Gathering JFC Chapter Surabaya. 

Acara family gathering, merupakan acara yang ditunggu-tunggu, karena pada kesempatan inilah tiap anggota dapat mengikut sertakan keluarga, meskipun tak jarang pula ada anggota keluarga yang ikut dalam kegiatan-kegiatan lainnya seperti dalam acara bakti sosial yang rutin kita adakan pada saat bulan Ramadhan dan Natal. Sehingga, sesuai dengan tema acara, anggota yang sudah berkeluarga diharuskan membawa anggota keluarga sebagai salah satu syarat mendaftar, terkecuali bagi yang masih lajang dan berhalangan hadir.


Perencanaan 
Sepulang mengikuti JAMNAS, Ketua JFC Chapter Surabaya, Om Ivan, langsung membentuk kepanitiaan untuk kegiatan tersebut. Setelah melalui diskusi yang cukup panjang dengan panitia, akhirnya diputuskan untuk melaksanakan acara tersebut pada tanggal 24-25 September 2016. Kemudian beberapa dari panitia pun melakukan survey lokasi, dan syarat lokasi yang diputuskan adalah merupakan titik tengah antara Surabaya dan Malang dengan pertimbangan agar anggota JFC yang dari Malang tidak terlalu jauh, dan begitu pula yang dari Surabaya.

Setelah Om Adith dan om Rudy berkelana ke beberapa tempat yang dia anggap bisa mengakomodir keperluan kegiatan. Akhirnya, setelah melalui beberapa proses seleksi dan diskusi dengan panitia lainnya, Royal Caravan Hotel yang berlokasi di Trawas diputuskan sebagai tempat dilaksanakannya kegiatan tersebut.

Getting Ready
Tak terasa hari berganti begitu cepat dan tak terasa sudah mendekati hari H. Panitia pun bergegas menyusun daftar kegiatan untuk para peserta. Kegiatan-kegiatan tersebut antara lain makan malam bersama, games, dan rapat koordinasi.
Selain menyusun kegiatan, panitia juga disibukkan oleh koordinasi antara panitia dan pihak penginapan, pembuatan backdrop dan banner, belanja perbekalan untuk kegiatan BBQ.

Setelah semua kebutuhan terkoordinasi dengan baik, tak terasa hari H sudah di depan mata, hanya dalam beberapa hari lagi kegiatan akan di laksanakan. Ketua Chapter JFC Surabaya, Om Ivan, menyempatkan diri untuk hadir di KOPDAR mingguan untuk melakukan briefing berkaitan dengan keberangkatan. Dalam rapat tersebut, diputuskan Om Rudy sebagai Road Captain pada saat keberangkatan, dengan titik kumpul di Rest Area Tol Surabaya-Gempol. Selain itu, Ketua Chapter mengingatkan peserta untuk memastikan Jazz dan Fit mereka dalam keadaan yang prima, karena rute yang akan dilewati cukup menantang.

The D-day
Hari pelaksanaan Family Gathering pun tiba, semua sudah terkoordinasi, peserta sudah menyiapkan Jazz dan Fit mereka masing-masing. Merupakan hal yang harus dilakukan oleh siapapun untuk memastikan kendaraan dalam kondisi yang prima meskipun hanya digunakan di dalam kota saja.

Seperti halnya kegiatan yang lain, meskipun sudah di koordinasikan dengan baik, meminimalkan kendala yang akan terjadi, tetap saja ada hal-hal yang terjadi diluar dugaan baik dari panitia sendiri maupun peserta. Pada awalnya, sudah direncanakan untuk meninggalkan titik kumpul sekitar pukul 09.00 WIB, akan tetapi dikarenakan adanya kendala baik teknis dan non-teknis, akhirnya peserta meninggalkan tikum sekitar pukul 14.00 WIB. 

Dipimpin oleh Om Rudy sebagai Road Captain, peserta beriringan dengan santai menuju ke Trawas. Tanjakan yang lumayan terjal dan menikung tajam sempat menyulitkan peserta, dengan Jazz atau Fit yang memiliki transmisi otomatis tanpa pedal-shift. Bau menyengat dari kampas kopling yang terbakar pun sempat tercium dari beberapa mobil peserta. Akan tetapi itu semua tidak menghalangi peserta untuk melanjutkan perjalanan menuju lokasi. Para peserta sempat mampir di pedagang buah untuk menambah perbekalan.

Setibanya di Royal Caravan Hotel, sebagian peserta segera melakukan check-in dan sebagian lainnya beserta panitia melakukan persiapan seperti pemasangan backdrop, banner dan lain-lain. Acara dimulai sekitar 18.30 WIB yang dibuka oleh Ketua Chapter, Om Ivan dan Ketua Panitia, Om Adith. 

Sambil menyiapkan BBQ, obrolan, canda dan tawa peserta pun terjadi. Pisuhan ala Suroboyoan pun tak mau kalah, seakan selalu ingin tampil di setiap kegiatan JFC Surabaya. Memang pada malam itu tidak semua bisa ikut berkumpul, karena sebagian ada yang merasa kelelahan dan ada juga yang harus menjaga buah hati yang turut serta.

Akhirnya, makanan pun siap untuk disantap, tanpa lupa memanjatkan puja dan puji syukur atas diijinkannya kami untuk berkumpul, kami pun menyantap hidangan tanpa memperdulikan rasa. Ibarat pepatah jawa yang mengatakan "mangan ga mangan sing penting kumpul" (Makan tidak makan yang penting kumpul, Red), malam itu mungkin kami mengganti pepatah tersebut menjadi "enak atau tidak yang penting kumpul". Karena yang penting adalah terjalinnya tali silaturahim antar anggota dan keluarga, seperti slogan dari JFC sendiri yaitu "We more than a club, we are family".

Santap Malam Bersama
Setelah santap malam, kegiatan dilanjut dengan pertandingan remi. Ya, pertandingan yang tanpa sengaja dipopulerkan di kalangan anggota JFC Surabaya pada saat KOPDAR rutin di depan Masjid Agung Surabaya. Malam itupun pertandingan remi digelar, dengan hukuman coret-coret muka dengan bedak atau berjongkok bagi yang kalah. Pertandingan pun di bagi menjadi 3 grup; amatir, menengah dan tingkat tinggi. Grup amatir diisi oleh peserta yang masih belajar, grup menengah diisi oleh yang biasa bermain remi, sedangkan grup tingkat tinggi diisi "senior-senior" yang sibuk membalaskan dendam kekalahan pada saat di perjalanan menuju JAMNAS. Pertandingan seru dan sengit pun terjadi, setelah grup amatir dan menengah bergelimpangan, tinggal tersisa 2 orang dari grup tingkat tinggi yang memutuskan untuk melakukan duel hingga jam 02.00 dini hari. 

Last day

JFC Chapter Surabaya Squad

Keesokan harinya, hampir semua peserta bangun kesiangan karena terlena dengan serunya kegiatan di malam harinya. Akhirnya, beberapa kegiatan pun terpaksa kami pangkas. Setelah sarapan bersama di ruangan yang telah disediakan, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi (RAKOR) internal JFC Chapter Surabaya, guna membahas beberapa hal yang berkaitan dengan agenda kegiatan dan usulan-usulan positif yang timbul dari masing-masing anggota untuk memajukan JFC Chapter Surabaya. 

Setelah RAKOR selesai, kegiatan pun dilanjutkan dengan sesi foto-foto dan pembuatan video profile member JFC Chapter Surabaya yang akan di upload di Youtube. Selain itu, peserta saling bertukar doorprize, sebagai tanda mata. 

Tanpa terasa, waktu cepat bergulir dan hari sudah menunjukkan pukul 13.00 WIB, yang berarti waktunya kami untuk undur diri. Dengan beriringan menuju rumah makan terdekat untuk makan siang bersama, dengan dipandu oleh om Mochtar, kami pun meninggalkan Royal Caravan Hotel. Setelah makan siang di rumah makan Warung Desa, kami berpamitan, ada peserta yang meninggalkan rombongan menuju Malang, dan ada pula yang harus menjemput keluarga. 

Kebersamaan, keakraban dan kekeluargaan memang tidak bisa dibayarkan oleh berapapun uang yang dimiliki. Saat-saat seperti ini pastinya akan sangat dirindukan, anggota JFC Chapter Surabaya pada khususnya. Tapi yang pasti, anggota JFC Chapter Surabaya tetap semangat meskipun dipisahkan oleh jarak.

Akhir kata, BRAVO JFC!!! BRAVO JFC Surabaya!!! Dan untuk pengguna Jazz dan Fit di Surabaya, kapan kalian akan gabung bersama kita? Berminat? Lets join us. 

We are more than a club, we are family





Kamis, 01 September 2016

Jambore Nasional (JAMNAS) Jazz Fit Club Ke-3

Surabaya, jazzfitclubsurabaya.blogspot.com -- Pada tanggal 26-28 Agustus 2016 yang lalu, Jazz Fit Club (JFC) mengadakan Jambore Nasional (JAMNAS) yang ke-3 di Serang - Banten, Indonesia. JFC Chapter Serang merupakan yang menjadi tuan rumah pada kegiatan ini. Jambore Nasional ke-3 ini diikuti oleh seluruh Chapter JFC di Indonesia, antara lain; Medan, Pekanbaru, Kalimantan, Bali, Yogyakarta, Solo, Semarang, dan termasuk Surabaya. 

Tim JAMNAS JFC Chapter Surabaya
Jambore Nasional, merupakan kegiatan yang sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh anggota JFC, terutama bagi anggota JFC Chapter Surabaya, karena kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh anggota JFC dari seluruh Chapter di Indonesia. Selain untuk mempererat tali silaturahim dan persaudaraan, JAMNAS juga merupakan ajang untuk menunjukkan kekompakan anggota JFC di masing-masing Chapter.


Setelah melewati diskusi yang cukup panjang, maka JFC Chapter Surabaya mendelegasikan 6 (enam) orang anggota untuk menghadiri JAMNAS di Serang, yaitu; Om Ivan (JFC #237), Om Dodi (JFC #568), Om Micko (JFC #745), Om Wahyu (JFC #843), Om Rudy (JFC #768) dan Mas Peggy (JFC #235). Om Ivan, yang sekaligus Ketua JFC Chapter Surabaya, juga menjadi ketua Tim JAMNAS JFC Chapter Surabaya.

Kegiatan JAMNAS ini sebenarnya ingin diikuti oleh seluruh anggota JFC Chapter Surabaya, akan tetapi banyak anggota yang memiliki jadual sangat padat sehingga berhalangan untuk hadir.



Keberangkatan
Pada awalnya, tim JAMNAS berencana untuk menyetir 2 mobil Jazz, yaitu milik Om Rudy dan Om Wahyu. Setelah melalui beberapa pertimbangan, akhirnya tercapai sebuah keputusan lain, yaitu tidak menyetir dari Surabaya. Keputusan tersebut diambil dengan pertimbangan waktu yang sangat mendesak, karena ada 2 (dua) orang peserta JAMNAS yang secara mendadak harus menghadiri pertemuan di tempat kerja masing-masing pada hari Senin, 29 Agustus 2016.

Setelah mempertimbangkan beberapa pilihan, akhirnya diputuskan untuk menumpang kereta dari Surabaya menuju Semarang. Tim memilih Semarang, karena kebetulan tim JAMNAS JFC Surabaya mendapatkan sponsorship dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Ngudi Waluyo Ungaran, yang kebetulan bekerja sama dengan STIKes Ngudia Husada Madura, kantor dari salah satu anggota JFC Chapter Surabaya.

Dengan tujuan untuk menghemat tenaga pada saat mengikuti acara, tim bertolak dari Surabaya pada hari Kamis, 25 Agustus jam 06.00 dengan Kereta Api dari Stasiun Pasar Turi. Setelah melakukan check-in, tim JAMNAS bergegas menuju ke gerbong yang tertera pada tiket.

Agar tidak bosan selama perjalanan dari Surabaya-Semarang, kami pun bermain kartu yang kami bawa dari Surabaya. Canda tawa pun tercipta dari kegiatan tersebut, meskipun terkadang terdengar kata-kata khas Surabaya yang mungkin bagi sebagian orang terdengar kasar. Menjelang pukul 09.00, kami menyudahi permainan tersebut, karena ada anggota yang harus mengisi perut. Sehingga beberapa dari kami pun pindah ke gerbong restaurant, dan sebagian lagi menikmati hangatnya mentari pagi dengan mata terpejam di balik kaca mata hitam.

Sesuai dengan yang tertera pada tiket, pada pukul 10.45 WIB, kereta memasuki Stasiun Poncol di Semarang, yang merupakan tujuan akhir. Rombongan dijemput dengan mobil Toyota Hiace yang telah disediakan oleh pihak sponsor. Dari stasiun, kami bertolak menuju kediaman orang tua salah seorang anggota tim JAMNAS untuk beristirahat dan mempersiapkan kendaraaan untuk perjalanan menuju Serang. Setelah tiba di kediaman Bp. Asaat Pitoyo di Ungaran, kami langsung dijamu makan siang, setelah makan siang, kami menyiapkan JAMNAS Official Car JFC Chapter Surabaya.

Pukul 14.15 WIB, persiapan Official Car selesai, dan berikutnya, acara dilanjutkan dengan lomba memancing. Adapun yang memancing pada saat itu adalah Om Wahyu, Om Rudy, Mas Peggy, dan Om Micko. Ikan bawal seberat kurang lebih 3Kg pun terkail oleh pancing Om Micko setelah beberapa kali mencoba, kemudian menjelang waktu maghrib Om Micko kembali mendapatkan strike, berupa ikan patin berbobot hampir sama dengan ikan yang pertama.

Tim JAMNAS bertolak menuju Serang setelah melaksanakan ibadah shalat maghrib dan jamuan makan malam bersama Bp. Asaat Pitoyo, yaitu kurang lebih pada pukul 20.30 WIB dengan kendaraan Toyota Hiace dan seorang joki tambahan yang ternyata juga disediakan oleh pihak sponsor. Seperti halnya dengan yang terjadi pada saat di kereta dari Surabaya ke Semarang, selama perjalanan pun tim JAMNAS melanjutkan permainan kartu hingga kami mencapai daerah Brebes, Jawa Tengah.

Tim tiba di Jakarta kurang lebih pada pukul 07.00 WIB tanggal 26 Agustus 2016, setelah melakukan istirahat sejenak, kami pun melanjutkan perjalanan menuju Hotel Horison Forbis di Serang, tempat peserta JAMNAS JFC ke-3 menginap. Kami sampai di tujuan kurang lebih pukul 13.00 WIB, dan disambut hangat oleh panitia JAMNAS dan Ketua JFC Chapter Serang, Taufik Hidayat. Setelah rehat sejenak, kami pun dipersilahkan check-in oleh pihak panitia. 

Kegiatan JAMNAS
Kegiatan JAMNAS pada tanggal 26 Agustus 2016 tidak terlalu banyak, lebih cenderung ke acara bebas. Pihak panitia memang memberikan waktu yang cukup panjang untuk acara bebas, mengingat ada beberapa peserta yang datang dari jauh, Medan misalnya. Meskipun acara pada hari pertama cenderung bebas, pada malam harinya, sekitar pukul 21.00 WIB, diadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) JFC dilaksanakan, yang diikuti oleh Ketua Chapter atau yang mewakili dari masing-masing wilayah guna membahas hal-hal yang menyangkut kepentingan dan kelangsungan JFC beserta anggotanya.



Keesokan harinya, 27 Agustus 2016, merupakan hari yang sangat padat. Setelah peserta JAMNAS selesai menyantap makan pagi, peserta bersiap-siap untuk melakukan City Tour. Sesaat sebelum berangkat, mobil-mobil peserta yang di branding oleh pihak sponsor melakukan putaran di area parkiran hotel untuk dokumentasi. 

Tepat pada pukul 09.00 WIB, iring-iringan peserta berangkat meninggalkan hotel untuk melakukan City Tour. Iringan mobil sempat terputus beberapa kali selama melakukan kegiatan dikarenakan padatnya lalu lintas. Akan tetapi yang paling utama adalah keselamatan peserta JAMNAS dan pengguna jalan lainnya. City Tour selesai sekitar pukul 10.30 WIB dan berakhir di SPBU yang berdekatan dengan hotel. Kemudian dari SPBU, peserta JAMNAS diarahkan menuju ke Pantai Pasir Putih, di Anyer. Setelah tiba di lokasi, peserta dipersilahkan untuk rehat sejenak dan dilanjutkan dengan makan siang yang telah disediakan oleh panitia sembari diiringi oleh live music.

Acara kemudian dilanjutkan dengan mengadakan lelang, fun game, dan pembagian door-prize. Adapun barang-barang yang dilelang pada kesempatan kali ini adalah velg, per dan silencer. Sedangkan untuk fun game, panitia menamakan permainan ini out of the box, yaitu permainan dimana peserta harus mengeluarkan mobil yang berada pada kondisi parkir. Pada bagian depan dan belakang mobil tersebut, di halangi oleh kotak yang berjarak hanya 2 jengkal saja dari mobil, dan yang mencapai catatan waktu tercepat adalah pemenangnya. Tim JFC Chapter Surabaya sendiri sempat menitikkan waktu 24 detik sebelum pada akhirnya di rebut oleh Chapter lain dengan catatan waktu 22 detik. Meskipun tim JFC Chapter Surabaya tidak memenangkan permainan tersebut, itu tidak menjadikan masalah, karena yang paling utama dari diadakannya kegiatan itu adalah kekeluargaan dan kebersamaan.

Tak terasa, waktu berlalu, dan matahari pun sudah mulai enggan bersinar dan mulai tenggelam di ujung barat. Seiring dengan terbitnya gelap, acara pun semakin meriah dengan meluncurnya kembang api yang disiapkan oleh panitia. Lantunan lagu yang terputus-putus karena permasalahan teknis juga ikut mengiringi acara makan malam. Kebersamaan tetap terasa berkat kreativitas pembawa acara. Dikarenakan permasalahan teknis yang tak kunjung terpecahkan, akhirnya pihak panitia memutuskan untuk melanjutkan acara di hotel, di Cafe Malabar yang terletak agak menjorok di bagian belakang hotel. Sebelum acara dilanjutkan, pihak panitia mempersilahkan peserta untuk bersih-bersih diri setelah sekian lama terkena udara pantai yang lembab.

Let the Party Begin
Tepat pukul 22.00 WIB, acarapun dilanjutkan dengan pengumuman-penguman pemenang fun game, pembagian door-prize, serta lelang karena masih belum menemukan pembeli. Salah satu peserta JAMNAS dari JFC Chapter Surabaya mendapatkan door-prize berupa satu unit Sub-Woofer 12" bermerk Carpe Diem meskipun datang sedikit terlambat ke Cafe Malabar.

Pada lelang yang digelar oleh pihak panitia, satu set velg akhirnya laku terjual dengan harga 9,6 juta rupiah. Setelah lelang, pembagian door-prize, dan pengumuman pemenang fun game selesai, acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan pemberian plakat kepada masing-masing Ketua Chapter. Sedangkan pemotongan tumpeng dilakukan oleh Ketua Umum JFC, Om Moessa.

Acara inti pun selesai di laksanakan, saatnya melepaskan penat peserta JAMNAS dengan memberikan kesempatan kepada para peserta untuk mendengarkan dentuman musik yang dimainkan oleh DJ. Akhirnya, para peserta JAMNAS JFC ke-3 pun kembali ke kamar masing-masing pada pukul 04.00 WIB. 

Perpisahan
Keesokan harinya, 28 Agustus 2016, dengan sedikit tenaga yang tersisa, beberapa tim dari berbagai Chapter mulai terlihat mengemasi barang-barang dan pamit undur diri usai menyantap sarapan. Tim JAMNAS dari Chapter Surabaya juga ikut berkemas, dikarenakan ada 2 orang peserta yang harus masuk kerja pada hari Senin.

Walaupun ini merupakan sebuah perpisahan setelah mengikuti acara Jambore Nasional JFC yang ke-3, tapi kami sangat berharap bahwa ini bukan perpisahan untuk selamanya, melainkan perpisahan untuk kemudian bertemu kembali di lain waktu, di lain acara dan di lain tempat. 

Pada akhirnya, tim JAMNAS JFC Chapter Surabaya pamit undur diri pada pukul 09.00 WIB, disertai dengan rasa senang karena berkesempatan bertemu dengan teman-teman lama ataupun baru, dan sedih karena harus bertemu dan berpisah dengan waktu yang sangat singkat.

Akhir kata, keluarga besar JFC Chapter Surabaya, ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada JFC Chapter Serang selaku panitia, Ketua Umum dan wakil JFC Indonesia, serta rekan-rekan JFC di seluruh Indonesia yang ikut meramaikan acara Jambore Nasional JFC ke-3 tempo hari. Semoga JFC Chapter Surabaya bisa mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah untuk Jambore Nasional yang akan datang. Bravo JFC!! 

Sumber: 
Liputan Tim JAMNAS JFC Surabaya