Acara family gathering, merupakan acara yang ditunggu-tunggu, karena pada kesempatan inilah tiap anggota dapat mengikut sertakan keluarga, meskipun tak jarang pula ada anggota keluarga yang ikut dalam kegiatan-kegiatan lainnya seperti dalam acara bakti sosial yang rutin kita adakan pada saat bulan Ramadhan dan Natal. Sehingga, sesuai dengan tema acara, anggota yang sudah berkeluarga diharuskan membawa anggota keluarga sebagai salah satu syarat mendaftar, terkecuali bagi yang masih lajang dan berhalangan hadir.
Perencanaan
Sepulang mengikuti JAMNAS, Ketua JFC Chapter Surabaya, Om Ivan, langsung membentuk kepanitiaan untuk kegiatan tersebut. Setelah melalui diskusi yang cukup panjang dengan panitia, akhirnya diputuskan untuk melaksanakan acara tersebut pada tanggal 24-25 September 2016. Kemudian beberapa dari panitia pun melakukan survey lokasi, dan syarat lokasi yang diputuskan adalah merupakan titik tengah antara Surabaya dan Malang dengan pertimbangan agar anggota JFC yang dari Malang tidak terlalu jauh, dan begitu pula yang dari Surabaya.
Setelah Om Adith dan om Rudy berkelana ke beberapa tempat yang dia anggap bisa mengakomodir keperluan kegiatan. Akhirnya, setelah melalui beberapa proses seleksi dan diskusi dengan panitia lainnya, Royal Caravan Hotel yang berlokasi di Trawas diputuskan sebagai tempat dilaksanakannya kegiatan tersebut.
Getting Ready
Tak terasa hari berganti begitu cepat dan tak terasa sudah mendekati hari H. Panitia pun bergegas menyusun daftar kegiatan untuk para peserta. Kegiatan-kegiatan tersebut antara lain makan malam bersama, games, dan rapat koordinasi.
Selain menyusun kegiatan, panitia juga disibukkan oleh koordinasi antara panitia dan pihak penginapan, pembuatan backdrop dan banner, belanja perbekalan untuk kegiatan BBQ.
Setelah semua kebutuhan terkoordinasi dengan baik, tak terasa hari H sudah di depan mata, hanya dalam beberapa hari lagi kegiatan akan di laksanakan. Ketua Chapter JFC Surabaya, Om Ivan, menyempatkan diri untuk hadir di KOPDAR mingguan untuk melakukan briefing berkaitan dengan keberangkatan. Dalam rapat tersebut, diputuskan Om Rudy sebagai Road Captain pada saat keberangkatan, dengan titik kumpul di Rest Area Tol Surabaya-Gempol. Selain itu, Ketua Chapter mengingatkan peserta untuk memastikan Jazz dan Fit mereka dalam keadaan yang prima, karena rute yang akan dilewati cukup menantang.
The D-day
Hari pelaksanaan Family Gathering pun tiba, semua sudah terkoordinasi, peserta sudah menyiapkan Jazz dan Fit mereka masing-masing. Merupakan hal yang harus dilakukan oleh siapapun untuk memastikan kendaraan dalam kondisi yang prima meskipun hanya digunakan di dalam kota saja.
Seperti halnya kegiatan yang lain, meskipun sudah di koordinasikan dengan baik, meminimalkan kendala yang akan terjadi, tetap saja ada hal-hal yang terjadi diluar dugaan baik dari panitia sendiri maupun peserta. Pada awalnya, sudah direncanakan untuk meninggalkan titik kumpul sekitar pukul 09.00 WIB, akan tetapi dikarenakan adanya kendala baik teknis dan non-teknis, akhirnya peserta meninggalkan tikum sekitar pukul 14.00 WIB.
Dipimpin oleh Om Rudy sebagai Road Captain, peserta beriringan dengan santai menuju ke Trawas. Tanjakan yang lumayan terjal dan menikung tajam sempat menyulitkan peserta, dengan Jazz atau Fit yang memiliki transmisi otomatis tanpa pedal-shift. Bau menyengat dari kampas kopling yang terbakar pun sempat tercium dari beberapa mobil peserta. Akan tetapi itu semua tidak menghalangi peserta untuk melanjutkan perjalanan menuju lokasi. Para peserta sempat mampir di pedagang buah untuk menambah perbekalan.
Setibanya di Royal Caravan Hotel, sebagian peserta segera melakukan check-in dan sebagian lainnya beserta panitia melakukan persiapan seperti pemasangan backdrop, banner dan lain-lain. Acara dimulai sekitar 18.30 WIB yang dibuka oleh Ketua Chapter, Om Ivan dan Ketua Panitia, Om Adith.
Sambil menyiapkan BBQ, obrolan, canda dan tawa peserta pun terjadi. Pisuhan ala Suroboyoan pun tak mau kalah, seakan selalu ingin tampil di setiap kegiatan JFC Surabaya. Memang pada malam itu tidak semua bisa ikut berkumpul, karena sebagian ada yang merasa kelelahan dan ada juga yang harus menjaga buah hati yang turut serta.
Akhirnya, makanan pun siap untuk disantap, tanpa lupa memanjatkan puja dan puji syukur atas diijinkannya kami untuk berkumpul, kami pun menyantap hidangan tanpa memperdulikan rasa. Ibarat pepatah jawa yang mengatakan "mangan ga mangan sing penting kumpul" (Makan tidak makan yang penting kumpul, Red), malam itu mungkin kami mengganti pepatah tersebut menjadi "enak atau tidak yang penting kumpul". Karena yang penting adalah terjalinnya tali silaturahim antar anggota dan keluarga, seperti slogan dari JFC sendiri yaitu "We more than a club, we are family".
Setelah santap malam, kegiatan dilanjut dengan pertandingan remi. Ya, pertandingan yang tanpa sengaja dipopulerkan di kalangan anggota JFC Surabaya pada saat KOPDAR rutin di depan Masjid Agung Surabaya. Malam itupun pertandingan remi digelar, dengan hukuman coret-coret muka dengan bedak atau berjongkok bagi yang kalah. Pertandingan pun di bagi menjadi 3 grup; amatir, menengah dan tingkat tinggi. Grup amatir diisi oleh peserta yang masih belajar, grup menengah diisi oleh yang biasa bermain remi, sedangkan grup tingkat tinggi diisi "senior-senior" yang sibuk membalaskan dendam kekalahan pada saat di perjalanan menuju JAMNAS. Pertandingan seru dan sengit pun terjadi, setelah grup amatir dan menengah bergelimpangan, tinggal tersisa 2 orang dari grup tingkat tinggi yang memutuskan untuk melakukan duel hingga jam 02.00 dini hari.
![]() |
| Santap Malam Bersama |
Keesokan harinya, hampir semua peserta bangun kesiangan karena terlena dengan serunya kegiatan di malam harinya. Akhirnya, beberapa kegiatan pun terpaksa kami pangkas. Setelah sarapan bersama di ruangan yang telah disediakan, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi (RAKOR) internal JFC Chapter Surabaya, guna membahas beberapa hal yang berkaitan dengan agenda kegiatan dan usulan-usulan positif yang timbul dari masing-masing anggota untuk memajukan JFC Chapter Surabaya.
Setelah RAKOR selesai, kegiatan pun dilanjutkan dengan sesi foto-foto dan pembuatan video profile member JFC Chapter Surabaya yang akan di upload di Youtube. Selain itu, peserta saling bertukar doorprize, sebagai tanda mata.
Tanpa terasa, waktu cepat bergulir dan hari sudah menunjukkan pukul 13.00 WIB, yang berarti waktunya kami untuk undur diri. Dengan beriringan menuju rumah makan terdekat untuk makan siang bersama, dengan dipandu oleh om Mochtar, kami pun meninggalkan Royal Caravan Hotel. Setelah makan siang di rumah makan Warung Desa, kami berpamitan, ada peserta yang meninggalkan rombongan menuju Malang, dan ada pula yang harus menjemput keluarga.
Kebersamaan, keakraban dan kekeluargaan memang tidak bisa dibayarkan oleh berapapun uang yang dimiliki. Saat-saat seperti ini pastinya akan sangat dirindukan, anggota JFC Chapter Surabaya pada khususnya. Tapi yang pasti, anggota JFC Chapter Surabaya tetap semangat meskipun dipisahkan oleh jarak.
Akhir kata, BRAVO JFC!!! BRAVO JFC Surabaya!!! Dan untuk pengguna Jazz dan Fit di Surabaya, kapan kalian akan gabung bersama kita? Berminat? Lets join us.


